Diseminasi Karya Inovatif Wayang Edutainment Prodi HI FISIP UNS

Posted on

Kearifan lokal merupakan basis pengembangan ilmu hubungan internasional, karena memberi keunggulan yang berkonsentrasi pada diplomasi dan kerjasama internasional. Dalam pembelajaran yang bertumpu pada kearifan lokal ini,  maka program wayang edutainment ini terus dikembangkan seiring dengan konsep wayang diplomasi yang mendunia.

Jumat,14 Oktober 2016 bertempat di Pendapa Ageng Taman Budaya Jawa Tengah, Ki Andrik Purwasito, Sang Dalang, sekaligus Kepala Prodi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (Prodi HI FISIP UNS)  mulai  menggelar  wayang edutainment dengan  lakon Bale Sigala-gala yang menceritakan usaha Kurawa memperdaya Pandawa dengan tipu muslihat Istana Kayu.  Hadir dalam acara tersebut beberapa Guru Besar UNS, mahasiswa dan pecinta wayang di Surakarta. Bagi para mahasiswa kegiatan ini merupakan salah satu usaha dalam mendidik calon diplomat lulusan HI UNS menjadi manusia yang memiliki ketajaman analitis kritis melalui kearifan local  sekaligus mengenalkan budaya nasional lewat transfer of knowledge dengan konsep edutainment yaitu belajar sekaligus menikmati hiburan serta beberapa   ulasan materi dari para pakar yang hadir sehingga terjadi interaksi komunikasi.

Dekan FISIP UNS Prof Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni ,M.Si menyampaikan  apresiasi atas  pencapaian prodi HI karena telah memiliki penciri khusus dalam menghasilkan calon Diplomat berbasis budaya nasional Indonesia yaitu melalui wayang sebagai media edutainment dan terus mendorong inovasi-inovasi dalam dunia pendidikan selanjutnya.

Dalam releasenya, metode pembelajaran melalui wayang yang disebut dengan Wayang Edutainment merupakan hasil penelitian Prof.Dr.  Andrik Purwasito selama 10 tahun terakhir  dengan melihat peta internasional dengan cara  mengisi kekosongan teori dan implementasi yang ada. Dan   Wayang edutainment disajikan untuk mengajarkan politik dan diplomasi yang merupakan materi di beberapa mata kuliah hubungan internasional, seperti pengantar ilmu politik, teori diplomasi, teknik negosiasi dan lobi, serta pratik diplomasi.  Dan saat ini prodi HI juga telah  menggalakkan dan terus mengkaji tema gastrodiplomacy dengan mata rantai dari hulu ke hilir bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Baca Juga LSPD menerima Kunjungan dari Tim Kajian BPPK Kemlu RI

Guna menyesuaikan dengan tujuan pementasan, materi kuliah, serta melihat latar belakang penonton, wayang disuguhkan dengan multi bahasa, seperti bahasa Jawa, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahkan Perancis. Beberapa waktu yang lalu, Prof.Dr. Andrik Purwasito ini juga pernah membawakan wayang edutainment di berbagai negara, seperti  Bulgaria, Moldova, Rusia, Rumania, dan Jepang dan di tahun 2017 nanti, Beliau juga akan segera  pentas di India dan Jepang.

Selaku Ketua Pelaksana kegiatan,  Drs. Budiarjo, M.Si mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini dan  menyampaikan bahwa  secara garis besar kegiatan ini bertujuan  untuk mengokohkan kearifan local dalam pengembangan ilmu hubungan internasional, memperkenalkan metode inovasi dan kreatif berbasis spiritual quotient , mengajarkan analitis kritis dan simbolik kepada mahasiswa serta memberi pengenalan budaya sendiri sebagai  warisan dunia  untuk metode sistem pembelajaran perguruan tinggi. (Maryani FISIP UNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *