Surakarta, 24 November 2025—Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Internal Model United Nations (MUN) Simulation sebagai bagian dari praktik mata kuliah Ekonomi Politik Internasional (EPI). Kegiatan yang diikuti mahasiswa semester 3 ini menghadirkan pengalaman langsung mengenai proses diplomasi global melalui simulasi sidang United Nations Environment Programme (UNEP).
Dalam simulasi tersebut, para mahasiswa berperan sebagai delegasi negara yang membahas isu “Protecting Marine Systems from Pollution,” topik yang dipilih karena relevansinya dengan persoalan ekonomi politik global. Berdasarkan panduan kegiatan, pencemaran laut digambarkan sebagai krisis yang meningkat akibat industrialisasi, polusi plastik, limbah kimia, hingga tumpahan minyak, yang berdampak langsung pada ekosistem laut dan perekonomian negara-negara pesisir.
Head Chair Hrisco Rachmatullah Wibowo dan Co-Chair Yustine Juneytalenta memimpin jalannya sidang, mengarahkan peserta memahami dinamika negosiasi internasional, pembentukan blok negara, hingga penyusunan draft resolusi. Para delegasi mahasiswa dituntut menganalisis kepentingan ekonomi dan politik masing-masing negara, sekaligus menawarkan solusi atas persoalan pencemaran laut.
Sepanjang simulasi, peserta mengacu pada kerangka hukum internasional seperti London Protocol 1996 dan MARPOL, yang menjadi acuan utama dalam menetapkan kebijakan pencegahan pembuangan limbah ke laut dan regulasi pencemaran dari kapal. Mahasiswa juga dihadapkan pada pertanyaan strategis seputar mekanisme penyelesaian internasional, distribusi teknologi hijau, dan urgensi perjanjian internasional baru mengenai polusi laut.
“Mata kuliah Ekonomi Politik Internasional kali ini interaktif, UAS dalam bentuk MUN dapat membantu kami belajar sambil merasakan langsung dinamika berdiplomasi. Pengalaman ini cukup insightful dan membantu kami memahami praktik ekonomi politik global secara lebih nyata”, ujar Angelina Celine Sancho Victory, salah satu mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempraktikkan teori Ekonomi Politik Internasional, tetapi juga mengasah kemampuan diplomasi, analisis isu global, dan argumentasi kebijakan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa kemampuan praktis dalam berdiplomasi. Pada kesempatan ini, mahasiswa mengaplikasikan pemahaman teoritis yang telah dipelajari di kelas seperti merkantilisme, developmentalisme, hingga teori hijau dalam menganalisis isu yang diangkat.
Simulasi ini menjadi komitmen Prodi HI UNS untuk menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia internasional yang semakin kompleks.