Workshop “Membongkar Strategi Lolos Hibah Riset dan Penguatan Kapasitas Riset Hubungan Internasional”

Surakarta, 15 April 2026—Program Studi Hubungan Internasional UNS mengadakan workshop bertajuk “Membongkar Strategi Lolos Hibah Riset dan Penguatan Kapasitas Riset Hubungan Internasional” di UNS Tower pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan Ririn Tri Nurhayati, S.IP., M.Si., M.A., Ph.D. selaku Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM dan Dias Pabyantara Swandita Mahayasa, S.Hub.Int., M.Hub.Int. selaku Dosen dan Peneliti Hubungan Internasional Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme memperoleh hibah riset dari berbagai sumber, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada penguatan kapasitas riset di bidang Hubungan Internasional melalui berbagai kiat dan strategi praktis yang dibagikan langsung oleh para pembicara yang telah berpengalaman dalam memperoleh hibah riset.

Pada sesi awal, peserta diberikan informasi terkait pendanaan riset yang didapatkan Departemen Hubungan Internasional UGM oleh Ririn Tri Nurhayati, S.IP., M.Si., M.A., Ph.D. Dijelaskan sumber pendanaan riset departemen Hubungan Internasional UGM berasal dari Internal dan Eksternal. Pendanaan internal umumnya diperoleh melalui skema yang disediakan oleh fakultas, sementara pendanaan eksternal berasal dari berbagai institusi nasional seperti Kemdiktisaintek, Kemenkeu, serta BRIN. Selain itu, pendanaan internasional juga menjadi salah satu sumber penting, yang biasanya diperoleh melalui kerja sama dengan universitas maupun mitra dari negara lain.

Berikutnya, peserta juga diberikan pemahaman mengenai strategi penguatan kapasitas riset. Strategi tersebut meliputi peningkatan tata kelola riset melalui optimalisasi penyelenggaraan penelitian berbasis laboratorium Hubungan Internasional (Lab HI), serta penguatan sistem pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan riset. Di samping itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) riset juga menjadi fokus utama, yang dilakukan melalui penyelenggaraan workshop penyusunan proposal dan penulisan artikel jurnal, serta mendorong partisipasi aktif dalam forum akademik baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada sesi kedua, peserta mendapatkan pemaparan terkait langkah dan tahapan untuk memperoleh hibah riset luar negeri yang disampaikan oleh Dias Pabyantara Swandita Mahayasa. Salah satu skema hibah yang diperkenalkan adalah hibah penelitian dari Sumitomo Foundation, yang berfokus pada pendanaan proyek penelitian di bidang ilmu sosial dan humaniora yang memiliki keterkaitan dengan Jepang.

Dalam penjelasannya, dipaparkan bahwa skema hibah Sumitomo mencakup beberapa tahapan utama, dimulai dari pengajuan proposal penelitian yang harus menonjolkan relevansi tema dengan Jepang, baik dari aspek sosial, budaya, ekonomi, maupun hubungan internasional. Selanjutnya, proposal akan melalui proses seleksi administratif dan substansi oleh pihak penyelenggara. Peneliti yang lolos seleksi akan memperoleh pendanaan untuk pelaksanaan riset dalam jangka waktu tertentu, dengan kewajiban menghasilkan luaran berupa laporan penelitian serta publikasi ilmiah. Selain itu, skema ini juga mendorong adanya jejaring akademik lintas negara, sehingga tidak hanya berkontribusi pada pengembangan riset, tetapi juga memperkuat kolaborasi internasional di bidang ilmu sosial dan humaniora.

Workshop ini memberikan bekal penting bagi mahasiswa dan peneliti muda UNS dalam memahami sumber pendanaan riset serta strategi penguatan kapasitas penelitian.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru