Surakarta, 15 September 2025—Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI dengan tema “Diplomasi Ekonomi Indonesia di Kawasan Eropa Timur” pada Senin, 15 September 2025. Acara ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Kampus UNS serta disiarkan melalui Zoom Webinar dan kanal YouTube resmi BSKLN Kemlu RI. Forum ini bertujuan memperkuat pemahaman publik, khususnya mahasiswa dan sivitas akademika, mengenai strategi diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Eropa Timur yang memiliki potensi besar dalam kerja sama perdagangan, dan hubungan bilateral.
Kegiatan menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan pemerintah dan akademisi, antara lain: Yosep Triangga Tutu (Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri), Diana E.S. Sutikno (Diplomat Madya Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Aspasaf), Duta Besar Drs. Mochammad Chandra Widya Yudha, M.A. (Duta Besar RI untuk Republik Serbia merangkap Republik Montenegro periode 2019–2025), Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. (Rektor Universitas Sebelas Maret), Spica Alphanya Tutuhatunewa (Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Amerika dan Eropa), serta Septyanto Galan Prakoso, S.IP., M.Sc. (Dosen Hubungan Internasional FISIP UNS).
Dalam sambutannya, Prof. Dr. E. Muhtar, S.Pd., M.Si., CFrA., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya yang mewakili Rektor UNS, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama UNS dengan Kementerian Luar Negeri serta harapannya agar kehadiran para pembicara dapat menjadi motivasi sekaligus memberikan wawasan baru bagi sekitar 100 mahasiswa Hubungan Internasional FISIP UNS yang turut hadir dalam forum tersebut. Acara diawali dengan pemaparan dari Duta Besar RI untuk Republik Serbia dan Montenegro, Drs. Mochammad Chandra Widya Yudha, M.A., mengenai sejarah hubungan diplomatik Indonesia–Serbia yang dimulai sejak 4 November 1954. Beliau juga menguraikan peluang dan tantangan kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, sosial budaya, serta berbagai sektor lainnya, termasuk upaya peningkatan kerjasama hubungan kedua negara. Selanjutnya, ada pemaparan oleh Septyanto Galan Prakoso, S.IP., M.Sc. selaku Dosen Hubungan Internasional FISIP UNS, dengan memberikan materi tanggapan yang memperkaya diskusi dalam Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI. Acara ditutup oleh Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri, Yosep Triangga Tutu, yang menyampaikan apresiasi kepada UNS atas kerja sama yang baik dengan Kementerian Luar Negeri. Beliau juga menyatakan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar serta diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk terus meraih mimpi, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai tugas dan tanggung jawab kepala perwakilan Indonesia di luar negeri.
Acara berlangsung interaktif dengan melibatkan mahasiswa baik secara luring maupun daring. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada para pembicara terkait dinamika dan prospek diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Eropa Timur.